19 1 / 2014

Cuaca Bandung akhir-akhir ini sangat memanjakan. Terlebih bagi orang-orang yang sedang gelisah dengan kehidupannya. Entah karena pilihan, sesuatu yang hilang, atau sesuatu yang dirindukan.

Kelabu merupakan pertanda akan datangnya hujan. Warna ini muncul pada awan saat jumlah air didalamnya sampai pada titik jenuh. Manusia pada umumnya bereaksi dengan menyiapkan jaket atau payung atau dengan.. merenung.

Hujan adalah pertunjukan utamanya. Titik-titik air turun membasahi bumi. Tanah, selokan, jalan, semua basah. Di saat inilah kadang manusia tenggelam dalam diamnya sendiri-sendiri. Entah menunggu hujan, merutuki baju dan sepatu yang basah, atau… berdoa.

Dingin menyertai keduanya. Kelabu dan hujan. Saat inilah manusia mencari kehangatan. Entah dari jaket, pemanas ruangan, tiupan nafas sendiri atau bahkan… pelukan.

Sejak saya tahu hujan sebaiknya tidak dirutuki (karena Hadist Rasullullah SAW menyebut bahwa salah satu saat terbaik untuk berdoa adalah saat hujan turun), saya menanggapi hujan dengan berbeda.

Like they said, "There’s always a rainbow coming after the rain".

Memang saya masih gelisah. Hanya saja kali ini berbeda. Dulu, hujan membuat saya makin merutuki pilihan atau jalan hidup yang dijalani. Sekarang? Tuhan selalu di sisi saya, yang senantiasa memeluk meski kadang saya tak merasa dan mendengar setiap lantunan doa saya, khususnya pada salah satu saat berdoa yang terbaik, yaitu di setiap turunnya hujan.

10 1 / 2014

(Source: beben-eleben, via ckobear)

10 1 / 2014

"Patience is a hard discipline. It is not just waiting until something happens over which we have no control: the arrival of the bus, the end of the rain, the return of a friend, the resolution of a conflict. Patience is not a waiting passivity until someone else does something. Patience asks us to live the moment to the fullest, to be completely present to the moment, to taste the here and now, to be where we are. When we are impatient we try to get away from where we are. We behave as if the real thing will happen tomorrow, later and somewhere else. Let’s be patient and trust that the treasure we look for is hidden in the ground on which we stand."

Henri Nouwen (via creatingaquietmind)

(Source: contrariansoul, via cuaparampam)

26 12 / 2013

Di setiap periode atau masa, sebuah pelajaran pasti dapat dipelajari. Entah lewat peristiwa macam apa, baik maupun buruk.

Terima kasih untukmu.

Karenamu, aku jadi mengerti bahwa dua lebih baik daripada satu. Dua itu lebih membahagiakan dan menenangkan. Dua itu lebih damai. Dua itu lebih kuat. Kamu memberikan aku petunjuk tentang “Don’t give up on love”.

Hei, kamu…. Itulah yang telah kau bawa untukku. Terima kasih banyak yang tak terhingga.

08 12 / 2013

Saat satu semesta berbicara hal yang sama, apa mau dikata? Semesta juga perantara Tuhan. Tinggal kita yang harus berusaha, tidak hanya mendengar, tetapi juga menerima.

05 12 / 2013

Great duet!!! Daylight and Girl on Fire by Maroon 5 and Alicia Keys

29 11 / 2013

In the end, I still love you. You will be always a part of me and my history that makes me who I am now. I never regret it.

27 11 / 2013

Sakit rasanya saat harapan masa depan tercabik dengan urusan masa lalu yang belum ditutup.

Sakit rasanya saat masa lalu merusak bayangan dan optimisme masa depan.

Kenangan masa lalu bisa menjadi ancaman bagi kebahagiaan masa kini, tak peduli betapa baiknya masa kini.

23 11 / 2013

"rinduku padamu ternyata berjalan selalu. hanya soal ridha Tuhan untuk menyampaikannya padamu."

13 11 / 2013

May God hugs you with His warm arm so you shouldn’t anxious anymore. May God gives you His love so you can heal form the pain. May God bless you always day after day. May God heals your heart so you shouldn’t angry anymore.

May the love He gives will bring you back home.

Please, go back home.